Peluncuran Jersey SBIHM 2026 Usung Filosofi Tri Hita Karana

Tren olahraga lari yang kian digemari masyarakat mendorong digelarnya Sanur Bali International Half Marathon (SBIHM) 2026.

Menandai persiapan ajang tersebut, Raja Lari bekerja sama dengan Prama Sanur Beach Bali menggelar peluncuran jersey resmi SBIHM pada Minggu, 21 Desember 2025.

Ketua Panitia SBIHM 2026 yang juga CEO Raja Lari, Panca Rudolf Sarungu, mengatakan peluncuran jersey ini menjadi langkah awal menuju pelaksanaan lomba lari yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari 2026 di kawasan Pantai Mertasari Sanur, Denpasar.

“SBIHM akan menjadi event half marathon pertama di Bali yang menyuguhkan pengalaman lari dengan suasana pantai. Start dan finish akan berada di Pantai Mertasari, sehingga peserta bisa menikmati panorama pesisir sepanjang rute,” ujarnya.

Ajang ini mempertandingkan tiga kategori lomba, yakni half marathon 21,1 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer. Seluruh rute dirancang melintasi kawasan pesisir Sanur hingga Serangan, dengan jalur yang disterilkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelari.

Menurut Panca, SBIHM tidak hanya ditujukan untuk menarik wisatawan mancanegara, tetapi juga dirancang sebagai event berbasis komunitas yang memberikan ruang bagi pelari lokal Bali untuk berpartisipasi dan menikmati lari di destinasi mereka sendiri. Selain itu, kegiatan ini mengusung konsep sport tourism dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Kami ingin memperkenalkan Sanur sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Event ini juga mengedepankan prinsip ramah lingkungan, termasuk upaya mengurangi penggunaan plastik dan menyesuaikan dengan filosofi Bali,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga memperkenalkan desain jersey resmi SBIHM 2026 yang sarat makna filosofis. Jersey menampilkan unsur sinaran matahari yang merepresentasikan Sanur sebagai destinasi matahari terbit, serta simbol segitiga yang melambangkan konsep Tri Hita Karana. Jersey yang digunakan peserta memiliki desain seragam, sementara jersey khusus finisher disiapkan bagi pelari yang berhasil menyelesaikan lomba.

Hingga peluncuran jersey, jumlah peserta yang telah terdaftar mendekati 3.000 orang. Panitia menargetkan sekitar 5.000 pelari dari hampir 20 negara dan lebih dari 30 kota di Indonesia. Sejumlah negara yang dipastikan berpartisipasi antara lain Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, Jepang, Korea Selatan, Inggris, Amerika Serikat, dan Kenya.

General Manager Prama Sanur Beach Bali, I Gusti Bagus Surya, menyambut positif penyelenggaraan SBIHM 2026. Menurutnya, event olahraga berskala internasional seperti ini berpotensi mendongkrak tingkat hunian hotel, khususnya di periode yang biasanya tergolong low season di Sanur.

“Kami siap mendukung penuh penyelenggaraan event ini. Minat peserta yang tinggi tentu berdampak positif bagi okupansi hotel dan pergerakan pariwisata di Sanur,” ujarnya.

Melalui Sanur Bali International Half Marathon 2026, penyelenggara berharap Denpasar, khususnya Sanur, dapat sejajar dengan kota-kota dunia yang telah lebih dulu dikenal melalui ajang lari internasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism unggulan.

Courtesy : https://updatebali.com/peluncuran-jersey-sbihm-2026-usung-filosofi-tri-hita-karana/